Muhasabah
Aku hanya ingin kita sama-sama tahu, memaknai segala apa yang Allah telah berikan kepada kita, mengartikan keindahan dari cinta yang Dia berikan. Aku hanya ingin kita sama-sama sadar,bahwa kehidupan telah ditetapkan, tak sepantasnya kita memaksa untuk meminta apa yang memang tidak Allah berikan. Segala macam perjuangan memang mulia, namun berjuangan untuk suatu masa yang lebih kekal daripada dunia itu lebih berharga. Aku ingin kita saling mengingat, atas segala janji yang dulu kita ucapkan kepadaNya sebelum kita hadir ke dunia. Apakah kita akan menjadi manusia yang tunduk? ataukan kita akan menjadi manusia yang selalu dalamkesesatan yang nyata? Dunia memang indah, namun dibalik keindahan dunia tak selamanya kekal. Ingatkan kita ketika setumpuk uang ada didepan mata, ketika asmara bersemi dalam hati kita, ketika segala urusan dimudahkan, dunia seolah memihak kepada kita, Namun, bila semua meninggalkan kita, kita akan mengatakan pada dunia, bahwa dunia ini memang kejam adanya? Sekali lagi aku ingin kita sama-sama berkaca, pada diri kita masing-masing, bukankah Allah menciptakan manusia dengan tidak sia-sia? Dia menciptakan kita akan kita senantia bisa menjadi manusia yang sadar akan sebuah nikmat, agar kita mau bersyukur.
Aku ingat pada perkataan dari salah seorang Ustadz yang mengisi ceramah di Masjid Kampus hari Jumat lalu saat menggalang dana untuk saudara kita di Palestina. Beliau mengatakan bahwa kehancuran suatu kaum bermula ketika mereka lalai akan niknmat yang telah Allah berikan, hingga mereka mengagungkan diri mereka sendiri, sampai pada suatu masa, Allah melaknatnya dengan azab.
Kita masih muda, perjalanan panjang telah menanti kita. Aku ingin kita sama-sama melewatinya, berjalan dengan diiringi rahmatNya. Aku ingin kita sama-sama meraih surga dengan segala macam keindahan didalamnya, keindahan yang tak pernah kita jumpai di dunia.
Aku memang bukan siapa-siapa, bukan ustadz yang selalu mengajak kepada kebajikan, bukan Kyai yang jiwanya selalu tertuju pada keagungan Allah. Aku hanya anak muda yang baru akan menginjak dewasa, yang ingin belajar dari apa yang dialaminya, dari segalam macam masalah yang dibebankan padanya. Aku hanya anak muda yang ingin hidup dengan sederhana, mencintai dengan sederhana, dan bisa berbagi dengan sesama.
Setiap dari diri kita pastilah mengalami peristiwa yang berbeda, manusia memang diciptakan berbeda satu sama lainya, karena Allah ingin menunjukkan kepada kita semua, sebuah keagungan yang Maha Besar. Kebahagiaan hanya untuk mereka yang mau bersyukur atas apa yang mereka terima, serta meyakini kebesaran Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.
"Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?"
QS. ar-Rahman (55) : 29-30
Komentar
Posting Komentar
Boleh berkomentar... :)